Ihsan Ariswanto - blog pribadi

Aku Cinta Kau, Diriku

Tak peduli orang membencimu, aku tetap di sampingmu, membelamu. Aku melihatmu tumbuh sejak kecil, engkau bukan penjahat, engkau bukan pemalas. Engkau bukan seseorang yang pantas dibenci.

Aku menjadi saksi pergulatanmu. Engkau, yang sedih melihat kesedihan orang-orang di sekitarmu. Engkau yang tak ingin menyakiti siapa pun. Engkau yang membayangkan surga, sebagai tempat tanpa diskriminasi, tanpa pengabaian, yang setiap orang adalah kawan bagi orang lain. Aku percaya engkau masih memegang nilai-nilai itu.

Aku menjadi saksi, ketika tahun 2015 engkau hancur, bahwa engkau mampu bangkit kembali. Aku menjadi saksi bahwa engkau bukan manusia lemah.

Engkau hidup dengan keajaiban-keajaiban yang tak terbayangkan. Engkau terselamatkan. Bahkan Gusti masih membiarkanmu melanjutkan nafas, maka janganlah menyerah! Lihat wajah Nan. Lihat? Bukan hanya Gusti mengizinkanmu bernafas, bahkan genetikmu boleh diteruskan. Maka bangkitlah!

Seberapapun lelah engkau dengan segala kesalahanmu, engkau tetap makhluk berbudi luhur. Ingatlah mereka yang memelukmu setiap kamu pulang kampung. Ingatlah mereka yang dulu di belakangmu saat perpecahan yang dulu kau timbulkan itu.

Semua pernah bersalah. Engkau bukan satu-satunya yang bersalah.

 


Tampilkan semua postingan »

rss | micro.blog | twitter | fediverse