Ihsan Ariswanto - blog pribadi

Menjelang Bulan-bulan Berat

Akhir tahun 2019, bakal ada perubahan besar dalam hidup keluarga kecil kami. Nan harus lepas dari pengasuhnya, dan kami tampaknya kesulitan mencari pengasuh baru. Mau tak mau kami harus menitipkan Nan. Selain tentang Nan itu, ada pos anggaran besar juga yang harus kami siapkan awal tahun ini. Kontrak rumah kami segera habis dan kami sedang mencoba mendapatkan tempat baru yang konon “lebih baik” dilihat dari berbagai sisi.

Juga, masih jelang tahun baru ini, orang tuaku berencana mulai kehidupan baru. Kontrakan toko Bapak akan berakhir dan belum ada dana untuk memperpanjangnya. Tahun depan, tampaknya Bapak tidak akan punya toko lagi. Kondisi usaha sedang berat, dan aku juga belum mampu buat bantu mengingat aku sendiri sedang memerlukan dana besar.

Rencananya Bapak akan bekerja di toko milik Pak Lik, sekedar agar bisa bayar semua tanggunggan beliau. Nanti, jika kondisi keuangan keluarga kecilku sudah stabil lagi, kuharap Bapak bisa pensiun di rumah, kembali ke masjid yang dulu ikut beliau dirikan dan menikmati hari tua beternak ayam sambil mengelola sawah. Hal terbaik dari hidup di desa adalah, penghuninya hampir tak mungkin kelaparan.

Meskipun berat, ada hal-hal positif yang membuatku tetap optimis. Posisiku di tempat kerja sudah membaik dengan adanya pelantikan kemarin. Paling tidak, ini memberi rasa percaya diri dalam diriku yang hancur sejak sepuluh tahun terakhir. Tampaknya aku juga bisa lebih mantab untuk mengirim tulisan-tulisan yang lebih berbobot ke media dengan kredibilitas baruku. Aku memang banyak berharap mendapat tambahan penghasilan dari tulisan, sekedar untuk membelikan pulsa dan sedikit uang pegangan untuk Simbok.

Berat memang, namun kami pernah menghadapi hal-hal yang lebih berat, dan kami berhasil mengatasinya.



Tinggalkan Balasan

rss | micro.blog | twitter | fediverse | wiki | tildeverse